6 Media Pembelaaran 3D yang dapat digunakan di kelas

Sebutkan 6 Jenis Media Pembelaaran 3D yang dapat digunakan di kelas.


1.       Ritatoon

                Ritatoon adalah media pembelajaran 3D yang berwujud serangkaian gambar berbingkai. Jadi sebenarnya wujud gambarnya sendiri bukan tiga dimensi, melainkan dua dimensi. Tetapi karena Ritatoon memiliki wujud perangkat untuk meletakkan gambar maka media pembelajaran ini termasuk golongan media pembelajaran tiga dimensi.

                Ritatoon dapat berguna dalam memberikan materi kepada siswa yang membutuhkan sebuah urutan kejadian atau peristiwa secara terstruktur misalnya proses kemerdekaan Indonesia dari masa penjajahan.

                Penulis sendiri tidak pernah menggunakan media pembelajara ritatoon secara langsung, namun penulis pernah menyaksikan kelompok mahasiswa yang menjelaskan menggunakan ritatoon tentang materi sejarah. Jadi dengan ritatoon, pengajar dapat menyajikan gambaran urutan suatu kejadian dengan runtut.

2.       Rotatoon

                Rotatoon adalah gambar seri yang berhubungan. Sama seperti ritaoon, rotatoon masuk pada media tiga dimensi bukan karena gambarnya, melainkan karena wujud perangkatnya yang memiliki lebar, panjang dan tinggi. Penggunaan rotation sebenarnya hampir mirip dengan “wayang beber” namun lebih disempurnakan. Rotatoon sebagai media pembelajaran 3D dapat berperan sebagai pengganti penggunaan film strip untuk media pembelajaran.

                Penulis tidak pernah menggunakan rotatoon sebagai media pembelajaran.

 

3.       Diorama

                Diorama merupakan media pembelajaran yang memberikan gambaran visual sesuai dengan pandangan nyata melalui peragaan objek yang mewakili sesuatu dengan wujud similar dan skala dapat lebih kecil atau skala sebenarnya. Secara sederhana diorama memang dapat diartikan sebagai perwujudan model miniaturr yang memberikan gambaran suatu kondisi nyata.

                Penggunaan diorama memiliki tumpuan pada visual terhadap pandangan nyata yang dimodelkan sehingga dapat membuat pengalaman pembelajaran menjadi lebih hidup dan anak mampu untuk menggambarkan secara kognitif tentang bagaimana kondisi sebenarnya pada suatu materi yang diberikan.

                Penulis pernah menyaksikan secara langsung di sebuah museum bertema edukasi sejarah sebah diorama tentang kejadian pertempuran atau perang yang pernah terjadi di Indonesia.

            

4.       Model kerja

                Model kerja merupakan tiruan dari suatu objek yang memperlihatkan bagian luar dari objek asli dan mempunyai beberapa bagian dari benda yang sesungguhnya. Dalam menggunakan model kerja siswa dapat membayangkan secara terhadap suatu struktural yang terjadi melali permodelan sehingga peserta didik data memperloeh pengalaman visual yang menjelaskan kondisi aslinya, menunjukkan objek secara utuh baik cara kerjanya da menunjukkan alur suatu proses secara jelas.

            Pengalaman penulis dengan media pembelajaran 3D ini adalah dengan winscope tata surya yang menjelaskan gerak rotasi planet di tata surya yang mustahil untuk diamati langsung dengan mata kepala sendiri.

 

5.       Boneka

                Boneka dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran, dengan wujudnya yang dapat merupai objek asli seperti manusia dan binatang, boneka dapat digunakan sebagai media tiruan yang pengguanaanya berupa drama boneka. Menggunakan boneka sebagai media pembelajaran akan membat pembelajaran menjadi lebih menarik terutama dengan penerapan boneka peserta didik dapat menerima pengalaman belajar baik menlalui audio dan visual melalui penggunaan boneka.

                Pengalaman penulis sendiri pernah menggunakan media boneka sebagai media pembelajaran kepada adik dengan menjelaskan cerita dongeng menggunakan boneka sebagai modelnya.

 

6.       Standar lembar balik

                Standar lembar balik merupakan media pembelajaran 3D dengan wujud bentuk buku bergambar di mana tiap lembar (halaman) berisi gambar peragaan dan lembar baliknya berisi kalimat sebagai pesan atau informasi yang berkaitan dengan gambar tersebut. Jadi dengan Teknik penggunaan yang sangat sederhana yaitu tinggal membolak-balikan kertas dan peserta didik dapat melihat suatu gambar dan informasi dari gambar pada lembar baliknya.

                Penulis pernah merasakan pengajaran materi dengan menggunakan standart lembar balik oleh pengajar dari mahasiswa PPL di sekolah sebelumnya. Penulis mendapati jika media pembelajaran standar lembar balik dapat sangat bermanfaat karena penyajiannya yang sederhana dan berorientasi pada pesan utama yangingin disampaikan.

Komentar

Postingan Populer