Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1

Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1 - Berikut adalah Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1

Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1
sumber gambar pinterest CENTER SECURE

Kemukakan apa saja yang Anda ketahui seputar hal-hal berikut secara singkat, jelas, & lengkap.            

1.          Pengertian psikologi pendidikan

Jawab:

Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari  gejala kejiwaan dalam tigkah laku manusia untuk kepentingan perkembangan kepribadian manusia dalam menjalani pendidikan dan pemecahan masalah yang mempengaruhi proses belajar. 

2.          Lingkup kajian psikologi pendidikan

Jawab:

Psikologi pendidikan memiliki kajian ruang lingkup pembahasan mengenai tingkah laku manusia dalam proses pendidikan (pengajar dan peserta didik), pembelajaran dan masalah belajar yang dapat mempengaruhi proses belajar. Secara spesifik objek bahasan psikologi pendidikan tersebut meliputi karakteristik pengajar dan peserta didik, perkembangan belajar, motivasi pendidikan dan pemecahan masalah belajar.

 3.          Metode penelitian dalam psikologi pendidikan

Jawab:

Adapun beberapa metode penelitian dalam psikologi pendidikan yaitu:

1)      Riset Eskperimental

metode penelitian ini untuk mengetahui dampak dari terhadap hasil dalam kondisi yang terkendalikan atau menguji hipotesa dengan gejala yang sengaja ditimbulkan.

2)      Studi Korelasi

Metode penelitian yang menggunakan pengumpulan data untuk menentukan pengaruh hubungan antar variable satu dengan yang lain.

3)      Riset Deskriptif

Metode riset yang bertujuan mengamati prilaku objek penelitian.

4)      Riset Tindakan

Riset yang dilakukan dengan menciptakan metode pembelajaran baru sebagai bahan analisa.

5)      Metode Questioner

Metode riset dengan menggunakan pengumpulan data angket atau pertanyaan yang bersifat pribadi kepada responden.

6)      Metode Klinis

Riset yang ditujukan untuk menyelidiki subjek yang memiliki kelainan psikologis secara teliti dan intensif dengan durasi waktu yang lama.

7)      Metode Case Study

Riset untuk mengetauhi latar belakang psikologis serta aspek-aspek dari peserta didik dalam pendidikan.

8)      Metode Intropeksi

Metode pengamatan yang ditujukan pada kondisi mental diri sendiri. 

4.          Teori perkembangan kognitif

Jawab:

Kognitif merupakan setiap prilaku mental yang berhubungan dengan persepsi, pikiran, ingatan dan pengalaman yang memungkinkan untuk diperolehnya pengetauhan, pemecahan masalah, serta merencanakan masa depan.

Perkembangan kognitif pada manusia terjadi pada masa bayi sampai dengan dewasa. Adapun tahap-tahap perkembangan kognitif ini terbagi atas 4 tahapan yaitu:

1)      Tahap sensori motor: 0-2 tahun

2)      Tahap pra-operasi: 2-7 tahun

3)      Tahap operasi konkrit: 7-11 tahun

4)      Tahap operasi formal: 11 tahun keatas

Dalam perbubahan tahapannya terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi transisi tahap perkembangan anak, yaitu:

1)      Kematangan

2)      Pengalaman fisik/lingkungan

3)      Transmisi sosial

4)      Equilibrium 

5.          Teori perkembangan linguistic

Jawab:

Linguistic disebut sebagai ilmu bahasa, ilmu bahasa merpakan keilmuan dengan bahasa sebagai bahan kajiannya. Topik bahasan linguistic sendiri mencakupi makna (sematik), bunyi (fontology), unsur-unsur (morfologi) dan struktur suatu bahasa.

Dalam perkembangannya keilmuannya, ilmu linguistic mengalami tiga tahap atau proses perkembangan, yaitu:

1)      Spekulasi, tahap yang memat pernyataan tentang bahasa tanpa didasarkan data empiris.

2)      Klasifikasi dan observasi, tahapn mengadakan pengamatan serta penggolongan terhadap bahasa-bahasa yang diselidiki.

3)      Perumusan teori, tahap untuk membuat teori tentang linguistic

Sementara dalam sejarah perkembangan ilmu-ilmu bahasa didunia, lingustik terbagi atas beberapa aliran, yaitu:

1)      Linguistik tradisional

Aliran ini berdiri mulai dari zaman Yunani kuno hingga menjelang linguistic modern atau pada abad-19, linguistic tradisional memiliki karakteriktik dimana kajian bahasa dilakukan pada ilmu filsafat dan sematik.

2)      Linguistic Strukturalis

Aliran ini berusaha untuk mendeskripsikan suatu bahasa berdasarkan ciri yang dimiliki bahasa, jadi kajian bahasa pada aliran ini didasari atas struktus/ciri formal yang ada pada bahasa.

3)      Linguistic transformasi dan aliran-aliran sesudahnya

Merupakan pengembangan dari aliran sebelumnya, aliran ini menerapkan perubahan model structural yang meliputi tata bahasa transformasi, sematik generative, tata bahasa kasus dan tata bahasa relasional. 

6.          Teori perkembangan pribadi

Jawab:

Perkembangan kepribadian merupakan setiap masa terjadinya proses-proses pemantangan genetika pada diri manusia. Penggambaran terhadap tahapan perkembangan kepribadian dengan berkaitan perkembangan kognitif, sosial dan moral, terbagi tas empat tahapan dari teori ahli yang berbeda yaitu:

1)      Tahapan Perkembangan Psikoseksual Freud

Freud menyatakan bahwa kepribadian berkembang dengan tahapan yang terkait zona sensitive seksual, Adapun faktor pendorong dari kepribadian dan prilaku meliputi: id (aspek kepribadiaan bawaan sejak lahir), Ego (aspek kepribadian yang mendoron berprilau secara realitis), Superego (aspek kepribadian untuk pengembangan diri yang berisi cita-cita, moral dan nilai-nilai dari turunan atau bdaya.

2)      Tahapan Perkemabangan Psikososil Erikson

Erikson berpendapat fokus tahapan ini ada pada hubungan sosial yang mempengaruhi perkembangan di seluruh umur. Jadi pada tahap ini manusia menghadapi krisis dimana tugas harus dikuasai.

3)      Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget

Piaget menyatakan jika anak-anak berkembang melalui serangkaian empat tahap yang ditandai dengan perubahan cara berfikir. Cara berfikir anak tentang diri sendiri, orang lain dan dunia menjadi peran dalam pembentukan kepribadian.

4)      Tahapan Perkembangan Moral Kohlber

Lawence Kohlberg menyatakan teori perkembangan kepribadian ini berfokus pada pertumbuhan pemikiran moral.

7.          Teori perkembangan sosial

Jawab:

Perkembangan sosial anak adalah proses dalam kehidupan anak untuk berperilaku sesuai dengan norma atau aturan dalam lingkungan kehidupan anak. Adapun beberapa tahapan perkembangan sosial yang terjadi pada peserta didiki yaitu:

1)      Perkembangan anak usia dini

Pada tahap ini anak mulai sensitive untuk menerima berbagai rangsangan.

2)      Perkembangan sosial anak-anak

Pada tahap ini pemikiran anak semakin konkrit, pikiran anak mulai dipengaruhi oleh ide-ide yang menyebabkan sikap kritis terhadap situasi dan orang lain.

3)      Perkembangan sosial remaja

Masa remaja merupakan masa transisi menuju dewasa, perubahan terjadi baik dari biologis, psikologis, sosial hinga ekonomi, pada masa ini perasaan shock (gejolak) juga akan muncul.

Perkembangan sosial yagn terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:

1)      Keluarga (mencakupi kondisi dan tata cara kehidupan yang berkaitan dengan lingkungan kondusif bagi sosialisasi anak.

2)      Kematangan fisik dan psikis

Kematanan fisik dan psikis membuat anak lebih dapat memberi dan menerima pendapat orang lain, dimana dengan perkembangan ini kematangan intelektual dan emosional juga diikuti.

3)      Status ekonomi sosial

Kondisi kehidupan sosial banyak dipengaruhi oleh status kehidupan sosial keluarga dalam lingkungan masyarakat, selain itu kondisi ekonoi juga menentukan tingkat kualitas dan kuantitas pendidikan yang didapti oleh anak.

4)      Pendidikan

Pendidikan sebagai proses pengoprasian ilmu yang normative akan memberikan dampak pada kehidupan sosial anak dalam masyarakat dan kehidupan dimasa depan.

5)      Mental: emosi dan inteligensi

Berdampak pada kemampuan intelektual, kemampuan berbahasa, dan pengendalian emosional.

6)      Teman sebaya teman sebaya memberikan hubungan sosial dan dukungan yang mana anak dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial-rekreasional yang tidak dapat dilakukan sendiri.

7)      Keragaman budaya

Keragaman budaya berpengaruh pada mental dan moral anak. Terutama karena sikap dan prilaku anak didik yang dipengaruhi oleh budaya bawaan dan lingkungan sekitar.

8)      Media masa

Mdi masa adalah faktor lingkungan yang dapat merubah atau mempengaruhi prilaku masyarakat melalui proses-proses kehidupan.

Serta Adapun faktor pendukung perkembangan sosial lainnya antara lain: gizi anak, peran aktif orang tua, lingkungan yang merangsang perkembangan anak, peran aktif anak , pendidikan orang tua

8.          Teori perbedaan individu

Jawab:

Teori perbedaan individu merupakan kajian atas perbedaan dari setiap individu baik pada keadaan mental dan jasmani.  Perbedaan antar individu ini dapat bersumber dari faktor bawaan (genetic), faktor lingkungan, pola asuh orang tua, budaya dan urutan kelahiran.

Adapun secara garis besar macam-macam perbedaan individu meliputi:

1)      Perbedaan jenis kelamin (gender)

2)      Perbedaan kemampuan

3)      Perbedaan kepribadian

4)      Perbedaan gaya belajar

9.          Teori perbedaan kelompok

Jawab:

kelompok didifinisikan sebaai kesantuan sosial yang terdiri lebih dari satu individu untuk menjalin interaksi sosial secara intensif dan memiliki kesatuan tujuan. Adapun ciri dan batasan dari kelompok meliputi:

1)      Persepsi dan kognisi kelompok (setiap individunya memiliki kebersamaan persepsi mengenaik kesatuan mereka).

2)      Motivasi dan pemuasan kebutuhan (saling menerima hubungn yang berguna untuk pemenuhan kebutuhan asing-masing individu)

3)      Tujuan kelompok (setiap individu memiliki hubungan untuk mencapai tujuan dari hubungan kelompok)

4)      Struktur kelompok (pola tertatur yang mengambarkan peran masing-masing individu dalam upaya mencapai tujuan kelompok)

5)      Interdependensi (saling ketergantungan dengan persamaan tujuan)

6)      Interaksi (kelompok merupakan wujud interaksi dari bentuk interdependensi)

Pembentukan kelompok didasari atas beberapa perbedaan yang sesuai dengan karakteristiknya, berikut pembagian jenis kelompok dari dasar pembentukannya yaitu:

1)      Atas dasar ukuran kelompok (terbagi atas grub kecil dan grub besar, kuantitas anggotanya mempengaruhi karakteristik pencapaian dari kelompok dimana semakin besar kuantitas anggtanyamka hubungan antar anggota akan semakin renggang, dan jika semakin kecil kuantitas angota maka akan memiliki pandangan diskusi yang terbatas)

2)      Atas dasar struktur kelompok (dilihat dari strukturnya, pembagian kelompk ini terbagi atas formal (kelompok dengan tujuan jelas dan aturan tegas yang dibentuk atas nilai dan norma kelompok melalui legalisasi AD/ART dan surat pengangkatan) dan kelompk informal (kelompok dari proses interaksi dan tidak diatur legalisasi pernyataan formal))

3)      Atas dasar terpaan perubahan (berdasarkan sikapnya kelompok terbagi atas dua jenis yaitu kelompok terbuka (mempunyai rasa tanggap terhadap perubahan dan pembaharuan) dan kelompok tertutup (cenderung menjaga kestabilan yang telah ada))

4)      Atas dasar fungsi kelompok (dibedakan menjadi dua jenis yaitu kelompok sosial (tidak terikat tugas kedinasan dan berfungsi untuk mencari kepuasan anggotanya) dan kelompok tugas (kelompook itu mencapai tujuan yang telah direcanakan))

5)      Atas dasar hubungan di antar kelompok (terbagi atas kelompok primer (kelompok kecil dengan nilai-nilai yang sama antar anggotanya) dan kelompok sekunder(kelompok besar yan bersifat impersonal, segmentasi dan daidasarkan asa manfaaat)

6)      Atas dasar identifikasi diri (terbagi atas 2, in-group (kelompok yang mewakili identitas diri), out-group (kelompok yang tidak mewakili identitas diri)

7)      Atas dasar keanggotaan kelompok (terbagi atas kelompok keanggotaan (kelompok yang setipa seorang secara fisik menjadi anggotanya), kelompok rujukan (setiap kelompok yang di dalam kelompok tersebut seseorang melakukan referensi atasnya)

8)      Atas dasar pemecahan masalah( terbagi atas kelompok deskriptif yang menggunakan klasifikasi masalah untuk memahami permasalahan anggotanya, dan kelompok preskriptif yang menggunakan pendeatan preskriptif)

9)      Atas dasar pola interaksi (Kelompok Interacting adalah kelompok yang setiap anggotanya harus bekerja sama dengan anggota-anggota lainnya agar dapat mencapai tujuan-tujuan kelompok, ntohnya adalah tim sepakbola, tim bola basket, dan sebagainya. Kelompok Co-acting adalah kelompok yang masing-masing anggotanya dapat bertindak sendiri, tetapi semua mengarah pada tercapainya tujuan Kelompok, Kelompok Counter-acting adalah kelompok yang terbelah karena masing-masing anggota mempunyai tujuan yang berbeda/berlawanan atau malah bersaing untuk mencapai tujuan bersama.

10.      Karakteristik anak berkebutuhan khusus

Jawab:

Karakteristik anak berkebutuhan khusus, meliputi:

1)      Memiliki hambatan mental

Karakteristik perbedaan mental dan intelektual subnormal dari anak pada umumnya, bisa dibawah rata-rata atau diatas rata-rata sehingga tidak dapat menyesuaikan dengan kondisi sekitar umumnya.

2)      Hambatan sensorik

Hambatan ini terjadi karena kerusakan sensorik penglihatan (visualization impairment) atau kerusakan pendengaran (auditori impairment).

3)      Hambatan neuromotor atau fisik

hambatan dalam gerak atau fisik yang disebabkan oleh gangguan neurologis, bawaan, infeksi dan faktor kelainan di otak.

4)      Hambatan prilaku sosial

mengalami kesulitan dalam penyesuaian diri dan bertingkah laku tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat pada umumnya

Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1, Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1, Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1, Contoh Soal UTS Mata Kuliah Psikologi Pendidikan Semester 1

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages